Ahad, 01 Agustus 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

Moody's PGN Statusnya Positif, Analis: Akan Berdampak ke Kinerja PGAS

Posted by: 22-06-2021 10:20 WIB 116 viewer

Moody's PGN Statusnya Positif, Analis: Akan Berdampak ke Kinerja PGAS
Foto dari PGN

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Di tengah kondisi ekonomi yang masih sangat menantang akibat pandemi Covid-19, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dinilai memiliki kekuatan finansial yang tetap kokoh. Hal itu tercermin dari peringkat utang perseroan yang semakin positif.

Marolop Alfred Nainggolan selaku Kepala Riset PT Koneksi Kapital, menilai level peringkat Moody's untuk PGN yang tetap dipertahankan di level Baa2, menunjukkan perseroan mampu mempertahankan posisi keuangan dan likuiditas yang baik. Sementara pandemi telah berdampak sangat berat terhadap ekonomi Indonesia, termasuk pada konsumen gas yang menjadi pasar PGN.

"Pada Juni 2020, Moody’s juga memberikan rating yang sama, Baa2. Artinya PGN mampu menjaga performanya di tengah tekanan ekonomi yang kuat dan realisasi penurunan harga gas menjadi USD6 per mmbtu yang memangkas margin perseroan," ujar Marolop, Selasa (22/6).

Marolop menambahkan, harga gas USD6 menjadi salah satu tantangan utama PGN saat ini. Pasalnya tujuh kelompok industri yang mendapat previlege harga dari pemerintah itu mengkonsumsi 60 - 70 persen dari total penjualan gas PGN. Itu sebabnya, lanjut Marolop, jika program subsidi harga itu tidak optimal, seharusnya pemerintah melakukan evaluasi.

Lalu Abhisek juga menjelaskan bahwa “peringkat Baa2 PGN mencerminkan (1) profil kredit standalone (mandiri), dan (2) peningkatan satu tingkat, berdasarkan ekspektasi Moody's bahwa perusahaan akan menerima dukungan dari Pemerintah Indonesia (Baa2 stabil) dan kemungkinan melalui Pertamina  pada saat dibutuhkan”.

Ditambah dengan pertumbuhan permintaan gas yang lemah akibat pandemi, Moody's memperkirakan metrik kredit PGN akan jauh lebih lemah dibandingkan dengan level 2017 - 2019. Namun, metrik tersebut akan tetap berada di atas ambang batas untuk profil kredit mandiri PGN

Sejak Januari hingga Maret 2021, rata-rata penjualan gas bumi PGN sebesar 916 BBTUD atau naik sebanyak 7,86 persen di atas target triwulan I 2021. Sementara dengan total aset sebesar USD7,52 miliar dan total liabilitas USD4,50 miliar, per 31 Maret 2021 PGN memiliki total ekuitas USD3,02 miliar dengan rasio lancar (perbandingan aset lancar dengan liabilitas jangka pendek) sebesar 1,8 kali.

Selanjutnya, Profitabilitas bisnis hulu PGN dinilai Moody's masih akan melemah karena penurunan volume produksi dan pemotongan belanja modal, yang akan menyebabkan penurunan produksi lebih lanjut dari aset produksinya. Selama 12 hingga 18 bulan ke depan, arus kas ditahan (RCF)/utang PGN kemungkinan akan 15 persen - 20 persen dan cakupan bunga sekitar 4,0x - 4,5x. Oleh karena itu, PGN memiliki penyangga keuangan untuk mengelola metrik kreditnya dalam ekspektasi peringkat.

"Moody's berharap PGN dapat mempertahankan posisinya yang strategis dan penting sebagai perusahaan transmisi dan distribusi gas yang dominan di tanah air, dan perannya dalam mengimplementasikan keputusan kebijakan pemerintah Indonesia," tutup Abhisek.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Akhir Juli Ini, Vaksinasi dan PPKM Jadi Tren Penelusuran Google

Akhir Juli Ini, Vaksinasi dan PPKM Jadi Tren Penelusuran Google
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Mesin pencari Google melalui laporan Google Trends pada bulan Juli 2021, mengatakan penelusuran terkait proses vaksinasi bagi...


Pengguna BSI Mobile Banking Tembus 2,5 Juta

Pengguna BSI Mobile Banking Tembus 2,5 Juta
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Bank Syariah Indonesia (BSI), yang merupakan hasil penggabungan tiga bank syariah BUMN, melaporkan pengguna mobile banking met...


5 Tips Rayakan Hari Persahabatan di Tengah Pandemi Ala Tokopedia

5 Tips Rayakan Hari Persahabatan di Tengah Pandemi Ala Tokopedia
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Selama masa pandemi, tentunya kanal digital semakin menjadi andalan masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari,...


Perluas Jaringan Distribusi, KIOS Ajak Perusahaan FMCG dan Online Seller

Perluas Jaringan Distribusi, KIOS Ajak Perusahaan FMCG dan Online Seller
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Emiten teknologi satu ini kembali berfokus pada pengembangan UMKM dan toko kelontong terus memperkuat pengembangan bisnis Peru...