Senin, 20 September 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

Good Doctor Beri Trik Jitu Atasi Dampak Fisik dan Mental Akibat Long Covid-19

Posted by: 14-09-2021 09:29 WIB 84 viewer

Good Doctor Beri Trik Jitu Atasi Dampak Fisik dan Mental Akibat Long Covid-19
Aplikasi Good Doctor

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) kembali mengadakan acara Good Talk sebagai bagian dari rangkaian Good Talk Series, berkolaborasi dengan Hippindo, Sentra Vaksinasi Serviam, dan Personal Growth. Dalam acara ini, para ahli di bidangnya akan memberikan informasi, edukasi, serta tips dan trik yang relevan dengan isu kesehatan yang sedang marak diperbincangkan.

Diselenggarakan lewat platform Instagram Live, acara Good Talk membahas mengenai Long COVID-19 serta tips dan trik untuk mengatasi dampak fisik dan mental yang diakibatkannya. Untuk membahas hal tersebut, Good Doctor telah mengundang para ahli di bidangnya, di antaranya dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD atau akrab disapa dr. Jeff, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Good Doctor, Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis, CEO & Founder Personal Growth, dan Svida Alisjahbana CEO GCM Group sekaligus perwakilan dari HIPPINDO dan juga Sentra Vaksinasi Serviam sebagai moderator.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebanyakan kasus infeksi COVID-19 akan pulih dan kembali sehat dalam jangka waktu beberapa minggu. Beberapa kasus dapat menunjukkan gejala yang berlangsung lebih lama atau bahkan berbulan-bulan setelah dinyatakan negatif, dan kondisi ini disebut sebagai Long COVID-19.

Sebanyak 5-20% pasien COVID-19 mengalami Long COVID-19 lebih dari 4 minggu, diperkirakan 1 tiap 10 pasien COVID-19 dapat mengalaminya hingga lebih dari 12 minggu.[1] Walaupun penderita tidak menularkan virus pada tahap ini, beberapa pasien mengalami komplikasi medis yang mungkin mengakibatkan efek kesehatan yang berkepanjangan.

dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD mengatakan, “Long COVID-19 adalah apabila setelah empat pekan sejak mulai merasakan gejala COVID-19 sampai dinyatakan negatif, masih timbul gejala sisa. Gejala ini dapat berupa sesak napas, nyeri sendi, nyeri otot, batuk, diare, kehilangan penciuman, dan pengecapan.

Meskipun gejala Long COVID-19 ini bisa diatasi secara medis, pasien COVID-19 perlu tetap selalu waspada. Apabila mengalami Long COVID-19, pasien harus lebih hati-hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari, namun bukan berarti berhenti sepenuhnya. Pasien harus mengatur kegiatan mereka agar tidak terlalu kelelahan, melakukan kegiatan sesuai dengan kemampuan, dan lakukan kegiatan fisik dengan teratur agar otot-otot tetap bekerja. Apabila gejala semakin memburuk, segera hubungi dokter.”

Tidak bisa dipungkiri bahwa Long COVID-19 ini juga dapat mempengaruhi keadaan psikologis penderitanya, terutama karena mereka merasa frustasi tidak dapat kembali ke keadaan sehat seperti semula dalam waktu yang singkat.

Beberapa penderita mungkin saja mengalami kesulitan dalam melakukan hal-hal yang dulu sangat mudah mereka lakukan, seperti naik tangga, berjalan jauh, atau berolahraga. Sebuah studi yang dipublikasikan di The Lancet pada April 2021 menemukan bahwa sepertiga pasien COVID-19 telah didiagnosis dengan gejala neurologis atau psikologis, termasuk kecemasan, depresi, gangguan stres pascatrauma (PTSD), dan psikosis, dalam 6 bulan setelah mereka tertular COVID-19.[2]

Menjelaskan lebih jauh mengenai hal ini, Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog Klinis, CEO & Founder Personal Growth dan Sahabat Sentra Vaksinasi Serviam mengatakan, “Kesehatan mental perlu diperhatikan apabila seseorang mengalami Long COVID-19, apalagi karena mereka akan merasakan frustasi karena gejala penyakit masih dirasakan walaupun mereka sudah dinyatakan sembuh.

Dalam perjalanan untuk sembuh dari Long COVID-19, para pasien harus mengerti bahwa ini merupakan sebuah proses. Akan ada hari-hari dimana gejala terasa lebih berat dibandingkan hari lainnya. Dalam kondisi seperti ini, support system dari keluarga dan teman dapat membantu. Selain itu, dengan menciptakan rutinitas yang baik dan tetap aktif, dapat memicu endorfin dan juga meningkatkan mood.”

Bagi para penderita Long COVID-19, konsultasi dengan ahli akan dapat membantu pemulihan fisik dan mental. Dalam platform Good Doctor, telah disediakan layanan untuk konsultasi dengan dokter dan juga psikolog secara online, maka pasien tidak perlu ke luar rumah dan kembali terekspos risiko paparan virus.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Tingkat Okupansi Naik, RedDoorz Yakin Tren Pariwisata Indonesia Meningkat

Tingkat Okupansi Naik, RedDoorz Yakin Tren Pariwisata Indonesia Meningkat
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) perlahan-lahan semakin longgar karena penurunan kasus positif CO...


Bareng idEA, Himbara Resmi Hadirkan Partner Keuangan DigiKU

Bareng idEA, Himbara Resmi Hadirkan Partner Keuangan DigiKU
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Pinjaman Online (pinjol) ilegal makin marak seperti sebuah solusi bagi pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)  yang mem...


LG Hadirkan LG Air Conditioning Academy di Jakarta

LG Hadirkan LG Air Conditioning Academy di Jakarta
JAKARTA, INFOBRAND.ID - LG Air Conditioning Academy resmi hadir di Jl. Panglima Polim No. 69, Jakarta. Diresmikan PT LG Electronics Indonesia pada per...


Bantu UMKM Pulihkan Ekonomi, Wehelpyou Hadirkan Platform Wehelpyou Eat & Sell

Bantu UMKM Pulihkan Ekonomi, Wehelpyou Hadirkan Platform Wehelpyou Eat & Sell
JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Solusi Layanan Digital melalui platform Wehelpyou, merilis platform jual beli makanan, Wehelpyou Eat & Sell. Dirilis pa...


Sign In
VIP Members

MOST POPULAR






Index

BRANDING & CSR






Index