Rabu, 24 April 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Potensi Penyaluran KUR BTN untuk MBR, Membuat Bisnis terus Berkembang

Posted by: 1462 viewer

Potensi Penyaluran KUR BTN untuk MBR, Membuat Bisnis terus Berkembang
Nasabah KPR Subsidi dengan aktivitas warung di rumah yang belum lama ditempat.

INFOBRAND.ID - Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) mimpi terbesar dalam hidupnya adalah memiliki rumah sendiri. Setelah memiliki rumah, mimpi berikutnya ingin memiliki penghasilan lebih, agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik, seperti makan makanan bergizi, membeli pakaian, kebutuhan kesehatan, pendidikan, syukur-syukur membeli barang-barang mewah seperti berbagai peralatan elektronik hingga kendaraan bermotor.

Sayangnya banyak MBR hidup serba pas-pasan, alih-alih memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik, dapat membayar kredit ruah saja sudah sangat bersyukur. Dihadapkan pada kondisi tersebut, akhirnya banyak MBR yang mencari pekerjaan sampingan, di luar pekerjaan utama. Sayangnya lagi beberapa pekerjaan sampingan bagi MBR juga tidak begitu banyak yang dapat dikerjakan, kebanyakan hanya sebagai ojek online, atau membuka usaha kecil-kecilan di rumah.

Ini seperti dijalani oleh Sabar, pria berusia 35 tahun, warga Perumahan Suropati, Kabupaten Bekasi. Bapak dua anak yang bekerja sebagai security di salah satu rumah sakit di Kota Bekasi ini memilih membuka usaha sampingan berupa warung, menyediakan beberapa kebutuhan seperti perlengkapan mandi dan dapur, serta jajanan untuk anak-anak sekitar rumah.

IKLAN INFOBRAND.ID

Menurut Sabar, usaha tersebut mulai dirintisnya sekitar satu tahun setelah dia mengambil KPR untuk rumah yang di tempati tersebut. Dia menempati rumah tersebut pada tahun 2019, dan baru membuka warung di tahun 2020 awal, tepat di saat Pandemi Covid-19 terjadi, bulan Maret.

”Waktu itu awal pandemi, saya masih bisa kerja, tapi anak istri saya di rumah saja. Istri saya minta ada kegiatan di rumah, akhirnya saya buka warung kecil-kecilan ini,” ungkap Sabar.

Inisiatif tersebut dilakukan, katanya terinspirasi dari banyak warga lainnya di perumahan tersebut, yang membuka warung di rumah baru mereka. Bahkan tidak sedikit yang lebih dulu membuka warung, saat ini usahanya telah berkembang. Dia juga membandingkan dengan banyak perumahan lainnya yang telah lebih lama berdiri, lingkungannya semakin ramai, ada berbagai usaha seperti warung makan, toko kelontong, yang terlihat memiliki prospek yang sangat bagus.

”Jadi mumpung ini perumahannya masih baru, banyak warganya yang baru-baru, saya tidak ingin ketinggalan dengan warga yang lain untuk memulai bisnis di rumah,” imbuh Sabar.

Namun yang jadi kendala bagi kebanyakan nasabah KPR Subsidi tentunya keterbatasan modal untuk mengembangkan usaha. Seharusnya ada banyak peluang usaha yang dapat dikembangkan, tidak hanya warung kelontong, tapi bisa juga rumah makan, warung kopi, bengkel, dan masih banyak lagi. Namun semakin besar usaha yang akan dikembangkan, tentu membutuhkan modal yang semakin besar pula.

IKLAN INFOBRAND.ID

Melihat semangat mengembangkan bisnis dan persoalan yang dihadapi, tentunya menjadi potensi bisnis Bank BTN di luar core bisnis sebagai pembiayaan perumahan bagi MBR, yaitu memberikan kredit modal usaha. Secara umum ada dua segmen yang dapat disasar, pertama nasabah eksisting yang masih dalam masa mengangsur rumah yang di tempati. Kedua, eks nasabah atau yang telah melunasi rumahnya.

Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menyebut, peluang bagi perbankan manapun termasuk BTN untuk mengembangkan bisnis selalu terbuka. Memang tiap perbankan saat ini memiliki segmentasi atau spesialis produk yang ditawarkan. Dan untuk BTN sesuai dengan core bisnisnya, memiliki produk utama sebagai penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi pemerintah, dari program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Namun demikian BTN tetap dapat memaksimalkan produk lainnya, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memenuhi kebutuhan MBR yang ingin merintis usaha. KUR menjadi salah satu produk yang tepat dapat dimaksimalkan oleh BTN, mengingat masih banyak nasabah KPR Subsidi, masih dalam masa membayar kredit KPR, dengan jaminan setifikat rumah yang dimiliki. Namun dengan KUR, MBR bisa mendapatkan pinjaman usaha tanpa jaminan atau agunan.

”KUR di bawah satu juta tidak ada jaminan, jaminannya adalah prospek usaha,” ungkap Ryan Kiryanto.

Mengenai prospek usaha yang akan dijalankan, BTN harus lebih jeli. Kebanyakan masyarakat sangat suka membuka usaha warung kelontong di rumah. Padahal ada banyak peluang usaha yang lain, seperti warung makan, bengkel, counter HP dan masih banyak lagi. Untuk memastikan prospek ini, BTN melalui program Tanggung Jawab Sosial (TJSL) yang dimiliki, dapat melakukan edukasi mengenai prospek peluang usaha.

IKLAN INFOBRAND.ID

”Melalui program CSR atau TJSL ini BTN juga dapat menyalurkan bantuan modal usaha, kalau jumlahnya tidak mencukupi, baru menggunakan KUR,” ujar Ryan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, menurut Ryan tidak terlalu beresiko bagi BTN, karena seorang nasabah KPR biasanya telah memiliki penghasilan lain yang digunakan untuk membayar kredit KPR. Dan ketika seorang nasabah mengambil kredit untuk modal usaha, ada keuntungan yang dapat disisihkan untuk membayar kredit usaha yang diambil.

Meskipun kecil bantuan modal usaha melalui program KUR tanpa agunan akan sangat berarti untuk kelangsungan bisnis MBR, bahkan mampu merawat bisnis yang dirintis oleh mereka. Kucuran modal bisnis akan membantu bisnis yang dirintis oleh MBR terus berkembang. Tidak cukup sampai di situ, bahkan nasabah KRP yang telah melunasi kredit KPR, juga berpotensi menjadi nasabah modal usaha yang lebih besar, menggunakan sertifikat sebagai agunan.

Itu tadi potensi bisnis yang dapat dimaksimalkan oleh BTN di luar core bisnis sebagai penyalur pembiayaan perumahan bagi MBR. Namun demikian, menurut Ryan, BTN tetap harus memprioritaskan core bisnis yang dimiliki, misalkan dengan menggunakan prosentase 80% untuk KPR dan 20% non KPR. Dengan tetap menjaga core bisnis yang dimiliki dan memaksimalkan potensi bisnis lain, akan membuat BTN semakin besar dan dipercaya oleh masyarakat terutama kalangan MBR. Tidak hanya sebagai bank yang mampu memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat MBR, tapi juga mampu menumbuhkan bisnis kalangan MBR.(***) #BankBTN, #74TahunBankBTN

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Pendiri Puteri Indonesia, Mooryati Soedibyo Tutup Usia

Pendiri Puteri Indonesia, Mooryati Soedibyo Tutup Usia
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Pendiri Yayasan Puteri Indonesia, politisi, serta tokoh jamu tradisional, Mooryati Soedibyo Rabu (24/4/2024) ini meninggal dun...


Bergabungnya Tiktok-Tokopedia akan Membuka Pasar UMKM Lebih Luas

Bergabungnya Tiktok-Tokopedia akan Membuka Pasar UMKM Lebih Luas
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero menyatakan, bergabungnya dua perusahaan raksasa, Tiktok dan...


Hari Bumi 2024, Blibli Gandeng EcoTouch kelola Limbah Fesyen

Hari Bumi 2024, Blibli Gandeng EcoTouch kelola Limbah Fesyen
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Blibli menggandeng EcoTouch untuk mengelola limbah fashion melalui Fashion Take Back Program pada 22 April - 3 Mei 2024 untuk...


Kenalan dengan C3 Aircross Yuk, SUV 7-Seater Terbaru dari Citroën

Kenalan dengan C3 Aircross Yuk, SUV 7-Seater Terbaru dari Citroën
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Citroën Indonesia hari telah meluncurkan mobil SUV 7-seater terbaru yakni Citroën C3 Aircross SUV, menyusul penampil...