Kamis, 18 April 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

OJK dan Industri Jasa Keuangan Fasilitasi Kebutuhan Industri Pariwisata

Posted by: 2167 viewer

OJK dan Industri Jasa Keuangan Fasilitasi Kebutuhan Industri Pariwisata
Rapat Koordinasi Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia di Yogyakarta

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan OJK dan Industri Jasa Keuangan akan memfasilitasi kebutuhan pembiayaan di industri Pariwisata seperti pembangunan infrastruktur daerah wisata dan penyediaan pembiayaan untuk UMKM sektor pariwisata.

"OJK dan Industri Jasa Keuangan siap mendorong kemajuan industri pariwisata dengan berbagai skema pembiayaan baik dari perbankan, pasar modal dan nonbank," kata Wimboh dalam Rapat Koordinasi Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia di Yogyakarta, Rabu.

Rakor dengan topik Memperkuat Sinergi dalam Akselerasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas dipimpin Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pangaribuan dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo serta mengundang Menteri Pariwisata, Menteri Perhubungan, Menteri PUPR dan Wakil Menteri Keuangan serta sejumlah kepala daerah.

IKLAN INFOBRAND.ID

Menurut Wimboh, pengembangan daerah wisata membutuhkan sumber pembiayaan yang cukup besar, sehingga butuh dukungan pembiayaan dari Industri Jasa Keuangan.

Penyediaan pembiayaan tidak hanya dari perbankan melakui kredit ke sektor pariwisata tetapi juga  melalui instrumen pasar modal seperti Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA), Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Blended Finance dan Obligasi Daerah.

Selain itu OJK juga akan meningkatkan peran investasi dari lembaga dana pensiun dan asuransi ke instrumen pasar modal, penerbitan asuransi perjalanan wisata,  pembiayaan untuk UMKM melalui KUR Pariwisata dan Platform Fintech peer to peer lending dan equity crowdfunding.

Wimboh menyampaikan juga bahwa Paket Kebijakan Agustus 2018 OJK yang telah diterbitkan minggu lalu telah memberikan berbagai penyesuaian di ketentuan OJK untuk mendorong penyaluran pembiayaan ke sektor pariwisata ini.

OJK sudah mengeluarkan dua ketentuan terkait kebijakan mendorong industri pariwisata yaitu POJK No.15/POJK.03/2018 tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) atau Batas Maksimum Penyaluran Dana (BMPD) Bank untuk Mendorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata dan Peningkatan Devisa ("POJK BMPK") serta POJK No.17/POJK.03/2018 tentang Perubahan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/POJK.03/2016 tentang Kegiatan Usaha dan Jaringan Kantor berdasarkan Modal Inti Bank ("Perubahan POJK Kegiatan Usaha).

IKLAN INFOBRAND.ID

Dua POJK tersebut merupakan bagian dari Paket Kebijakan Agustus 2018 OJK bersama dua POJK dan satu Surat Edaran OJK yang bertujuan mendorong pertumbuhan kredit sektor prioritas yaitu sektor perumahan dan sektor pariwisata serta meningkatkan devisa melalui penyediaan dana berorientasi ekspor.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Nissan Uji Coba Baterai Solid-State Mobil Listrik di Jepang

Nissan Uji Coba Baterai Solid-State Mobil Listrik di Jepang
INFOBRAND.ID, JAKARTA – Nissan hari ini memamerkan line produksi uji coba baterai solid-state yang sedang dalam konstruksi kepada media di Pabri...


Pertahankan Kesetiaan Pelanggan, Brand Harus Terus Berinovasi

Pertahankan Kesetiaan Pelanggan, Brand Harus Terus Berinovasi
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Brand dan perusahaan di seluruh dunia saat ini berhadapan dengan lanskap bisnis yang semakin kompetitif dengan perubahan yang...


Sukseskan Mudik-Balik 2024, PT PP Optimalkan Fasilitas Rest Area KM 260B Banjaratma

Sukseskan Mudik-Balik 2024, PT PP Optimalkan Fasilitas Rest Area KM 260B Banjaratma
INFOBRAND.ID, JAKARTA - BUMN konstruksi dan investasi, PT PP (Persero), melalui anak usaha PT PP Sinergi Banjaratma yang bergerak dalam bidang Rest Ar...


Periode Lebaran 2024, AirNav Layani 52.567 Pergerakan Pesawat

Periode Lebaran 2024, AirNav Layani 52.567 Pergerakan Pesawat
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Perusahaan Umum Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (Perum LPPNPI) atau AirNav Indonesia melayani 52.567 pe...