Kamis, 07 Juli 2022

Follow us:

infobrand

infobrand

Lambat Akses, Kominfo Dorong Operator Tingkatkan Kecepatan Internet di Indonesia

Posted by: 05-04-2022 10:35 WIB 438 viewer

Lambat Akses, Kominfo Dorong Operator Tingkatkan Kecepatan Internet di Indonesia
Menteri Komunikasi dan Informatika - Johnny G. Plate

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Modernisasi mendorong penerapan era digital pada seluruh sektor kehidupan masyarakat. Namun, layanan kecepatan internet di Indonesia dinilai masih rendah.

Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Aju Widya Sari mengatakan kecepatan internet di Indonesia saat ini masih yang paling lambat jika dibandingkan negara-negara tetangga. “Kecepatan internet di Indonesia rangking 110 di dunia dengan kecepatan sekitar 21 mbps, bahkan di bawah Kamboja dan Myanmar,” ujar dia dalam keterangan resmi, Senin (4/4).

Menanggapi hal itu, Dosen ITB Ian Yoseph Matheus menyebut adanya perang tarif antara operator yang membuat tarif internet di Indonesia paling murah. “Adanya perang tarif ini, membuat perusahaan operator seluler sendiri yang bakal merugi,” sebut Ian.

Perang tarif masih menjadi satu kendala yang dihadapi industri telekomunikasi. Sehingga membuat operator sulit berkembang karena tekanan pada labanya yang berimbas operator tidak bisa memberikan layanan maksimal ke masyarakat.

Hal tersebut, lanjut Aju, disebabkan tarif internet di Indonesia yang tergolong murah di dunia atau nomor 12 paling murah. “Tarif internet di Indonesia paling murah, di bawah India yakni hanya Rp 6.000 per 1 GB,” lanjutnya.

Untuk itu, Kominfo berharap adanya inovasi dari para penyelenggara operator seluler untuk meningkatkan pemasukannya. Namun, tentunya dengan pelayanan yang lebih ke masyarakat, seperti peningkatan kecepatan internet.

Director & CCO XL Axiata David Orcelius Oses menyebut jika penggunaan internet di wilayah Asia ini sangat besar. Meski demikian di Indonesia tidak berimbang dengan kecepatan serta tarifnya.

Hal senada juga Director & Chief Regulatory Indosat Ooredoo Hutchison Danny Buldansyah yang mengatakan ranking pelayanan di Indonesia paling rendah di dunia. “Ini menjadi alarm bagi kita semua. Jadi harus ada kolaborasi antara penyelenggara operator dengan pemerintah sehingga terjadi efesiensi demi pelayanan ke masyarakat,” ujar dia.

Vice President Sales Strategy Telkomsel Adhi Putranto mengatakan kebutuhan internet sudah jadi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat. “Internet ini sudah sangat vital untuk digitalisasi bagi negara maupun masyarakat maka semuanya harus saling bahu-membahu,” kata Adhi.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Cara Tingkatkan Penjualan Saat Festival Belanja di e-Commerce  

Cara Tingkatkan Penjualan Saat Festival Belanja di e-Commerce  
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Festival belanja menjadi salah satu strategi pemasaran yang rutin dijalankan eCommerce dengan tujuan meningkatkan penjualan pr...


Kiat Jitu Membangun Bisnis di TikTok Shop bagi Seller UKM

Kiat Jitu Membangun Bisnis di TikTok Shop bagi Seller UKM
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Beberapa tahun belakangan ini, para pelaku usaha kecil menengah (UKM) semakin banyak yang terlihat menggunakan platform digita...


IHATEC Bentuk Divisi Marketing Research Produk Halal Pertama di Indonesia

IHATEC Bentuk Divisi Marketing Research Produk Halal Pertama di Indonesia
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Potensi pasar halal di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. State of Global Islamic Economy Report 2020/2021 yang meng...


DPR Dukung Potensi dan Peluang BPR untuk Go Public

DPR Dukung Potensi dan Peluang BPR untuk Go Public
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Potensi dan peluang Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk mendapatkan pendanaan dari pasar modal melalui skema go public mulai t...


Sign In
VIP Members

MOST POPULAR






Index

BRANDING & CSR




Index

BRAND ACHIEVEMENTS





Index