Kamis, 09 Desember 2021

Follow us:

infobrand

infobrand

CSV jadi Bagian dari SMART Corporate Strategy

Posted by: 18-10-2021 18:39 WIB 410 viewer

CSV jadi Bagian dari SMART Corporate Strategy
Dr. Gancar C. Premananto, CDM, selaku Head of Management Departement FEB, Universitas Airlangga dan Senior Consultant & Mentor CSV – dengan tema; “CSV; Smart Corporate Strategy”.

JAKARTA, INFOBRAND.ID - Tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan atau lebih dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR) dipandang sebagai senjata jurus ampuh sebagai keberlangsungan sebuah bisnis. Karena itu setiap perusahaan wajib menjalankan CSR, selama bisnisnya masih berjalan.

Demikian terungkap dalam Webinar CSR to CSV yang disampaikan Dr. Gancar C. Premananto, CDM, selaku Head of Management Departement FEB, Universitas Airlangga dan Senior Consultant & Mentor CSV – dengan tema; “CSV; Smart Corporate Strategy”. Di awal Webinarnya, Gancar memberikan sebuah ending film Man in Black 3, yang menurutnya sesuai dengan gambaran kewajiban CSR bagi sebuah perusahaan.

“Di situ digambarkan ada alien yang akan melemparkan batu meteor ke bumi kalau pembeli tidak memberikan tips kepada restoran tempat dia makan. Tapi ancaman meteor tersebut batal karena menghantam satelit, setelah pembeli memberikan tips,” ungkap Gancar.

Gancar juga mengatakan, aktivitas CSR telah menjadi bagian dari bisnis para miliarder dunia. Dikatakan, di dunia ini ada komunitas bernama The Giving Place, yang terdiri dari para miliarder dunia, seperti Bill Gates, termasuk Tahir, Bos dari jaringan bisnis Mayapada.

Dikatakan oleh Gancar, berdasarkan pengamatan dari Majalah Fortune yang rutin merangking kekayaan para miliarder dunia tersebut, ternyata kendati para miliarder tersebut mendonasikan hampir separuh pendapatan yang mereka punya, justru nilai kekayaan mereka semakin meningkat pula.

“Jadi ada hal menarik dari mereka, seperti charity paradoks, mereka membagikan terus membagikan harta mereka, bukan semakin habis tapi malah semakin bertambah,” ujar Gancar.

Dari hal tersebut, ada sejumlah fakta yang terjadi dari aktivitas mereka, seperti untuk menghindari pajak, atau lainnya, namun nyatanya aktivitas tersebut mendukung aktivitas bisnis yang mereka jalankan.

Menurut Gancar, aktivitas charity yang dilakukan oleh perusahaan, merupakan bagian dari SMART Corporate Strategy. Adapun SMART sendiri merupakan akronim dari lima strategi yang dapat dijalankan oleh perusahaan. Dan CSV, merupakan salah satu bagian dari aktivitas strategi SMART itu.

Pertama, Social Care, atau peduli terhadap lingkungan dan sekelilingnya. Stakeholder di sekitar perusahaan sangat banyak, ada banyak kemungkinan yang terkena dampak dari sebuah aktvitas perusahaan, maka harus ada giving back. Sebab sebagai bagian dari lingkungan, dalam aktivitasnya tentu sangat banyak dampak negatif yang dapat ditimbulkan.

“Banyak stakeholder, banyak mitra, ekternal dan internal, semuanya bisa dijadikan mitra untuk berbagi. Tinggal tergantung dari kreativitas,” jelas Gancar.

Kedua, Measurable performances. Jadi menurut Gancar, tak lagi hanya mengundang orang penting, kegiatan CSR harus diukur dampak dan impact, apakah sudah terukur atau tidak. Makanya perlu adanya SROI. Benefit apa yang muncul. Masing-masing benefit dilihat antara manfaat dibanding dengan pengeluaran, berapa kali lipat dari uang yang dikeluarkan.

Ketiga, Attractive Action. Dalam hal ini, perusahaan harus inovatif dan menarik dalam membuat program. Dengan demikian akan menarik perhatian media untuk meliputnya, sehingga akan diliput secara besar-besaran. Selain menarik perhatian media, tentu saja menarik masyarakat.

“Event harus marketable dan publisable, arus mendapat perhatian masyarakat. CSV harus ada kegiatan pemasaran. Secara halus, orang-orang memahami bahwa perusahaan adalah baik,” jelas Gancar.  

Keempat, Revenue Impact .  Beda dengan CSR, CSV tidak hanya mengadakan kegiatan, harus ada dampaknya bagi perusahaan. CSV harus berkontribusi pada penciptaan nilai tambah, terukur dampaknya dan akuntable. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 47 Thaun 2012, tentnag Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas, setiap elemen masyarakat harus memberikan dampak kepada masyarakat.  

“Karena itu CSV harus berpikir secara strategic, agar berdampak pada ravenue perusahaan,” jelas Gancar.

Adapun dampak di maksud, dalam CSV ada tiga hal yaitu dampak secara ekonomi, lingkungan dan sosial. Tapi menurut Gancar, di Indonesia ada filosofi yang lebih mendalam yaitu keselarasan dengan tuhan, keselarasan dengan alam, dan keselarasan dengan sesama manusia.

“Karena itu membangun relationship, CSV membawa ke area yang lebih bukan hanya profit saja, tapi ke atas,” tandas Gancar.

Dan strategi terakhir adalah T, atau Transcendence. Gancar memberikan contoh, dalam drama korea berjudul Startup. Digambarkan dalam membangun bisnis, harus diiringi dengan berdoa dan berbagi. Adapun dilakukan oleh perusahaan dalam film tersebut, berbagi dilakukan dengan membuat aplikasi untuk orang buta. Dan dari apa yang dilakukan itu, ternyata usahanya berjalan dengan sukses

“Jadi uang akan mengikuti ketika kita menolong agama Alloh, Alloh akan menolong kita. Semua agama mengajarkan kebaikan. Jadi dengan demikian, Charity Paradog, semacam sunatullah, semua kembali kepada tujuan kita. Kalau dari para anggota giving place, mereka berbagi kepada perputaran harta mereka lagi, menambah kekayaan mereka, membantu kegiatan bisnis mereka,” tutup Gancar.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Top Mobile Application Terbaik Sepanjang Tahun 2021, apa saja?

Top Mobile Application Terbaik Sepanjang Tahun 2021, apa saja?
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Aplikasi mobile merupakan sebuah aset yang sangat penting bagi sebuah perusahaan. Khususnya di tengah era persaingan digi...


Pameran BizFest 2021 Hadirkan 50 Peluang Bisnis, Lisensi, dan Waralaba

Pameran BizFest 2021 Hadirkan 50 Peluang Bisnis, Lisensi, dan Waralaba
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi telah resmi membuka ajang BizFest 2021 pada Selasa 7 Desember 2021. Ada lebih dari...


Geliatkan Ekonomi di Sektor Lisensi dan Waralaba, Kemendag Dukung Gelaran BizFest 2021

Geliatkan Ekonomi di Sektor Lisensi dan Waralaba, Kemendag Dukung Gelaran BizFest 2021
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Kementerian Perdagangan bersama asosiasi pelaku usaha lisensi dan waralaba tengah mempersiapkan festival bisnis lisensi...


BIZFEST 2021 : Festival Bisnis Penutup Akhir Tahun, Banyak Hadiah Menarik!

BIZFEST 2021 : Festival Bisnis Penutup Akhir Tahun, Banyak Hadiah Menarik!
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Pandemi yang terjadi di Indonesia selama hampir 2 tahun ini membuat banyak sektor mengalami kerugian yang signifikan, untuk me...


Sign In
VIP Members

MOST POPULAR











Index

BRANDING & CSR






Index

BRAND ACHIEVEMENTS






Index