Kamis, 07 Juli 2022

Follow us:

infobrand

infobrand

BJB: Transformasi Digital Bantu Kinerja Saat Pandemi

Posted by: 20-09-2021 11:04 WIB 388 viewer

BJB: Transformasi Digital Bantu Kinerja Saat Pandemi
Bank BJB/Istimewa

JAKARTA, INFOBRAND.ID - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) menilai transformasi digital yang terus dilakukan perseroan membantu menjaga kinerja saat pandemi melanda Indonesia 1,5 tahun terakhir.

Direktur IT, Treasury & International Banking Bank BJB Rio Lanasier mencontohkan, pada 2019 perseroan telah meluncurkan kampanye Pasar Nga-Digi yang memungkinkan masyarakat untuk berbelanja ke pasar dari rumah di mana sistem pembayaran yang dilakukan memanfaatkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Bank BJB.

Menurutnya lagi, BJB sudah siap sebelum pandemi tiba. Banyak penerapan inovasi digital yang telah dilakukan. Salah satu momen yang paling berpengaruh itu pada saat peluncuran transaksi nontunai melalui QRIS Bank BJB, sehingga warga bisa berbelanja secara mobile dengan e-wallet mereka. 

"Hal ini sangat membantu performance Bank BJB pada 2020-2021," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Senin (20/9/2021).

Dengan upaya digitalisasi yang berkelanjutan, Rio berharap hal tersebut dapat menarik masyarakat sehingga sebaran nasabah pun kian bertambah yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja perseroan ke depannya.

Sementara itu, analis Senior CSA Reza Priyambada melihat kinerja BJB cukup positif di mana sepanjang semester pertama pendapatan dan laba perseroan mengalami kenaikan yang ditopang oleh kredit yang meningkat. 

Dia menambahkan bahwa dari sisi beban juga relatif terkelola dengan baik.

Berdasarkan laporan keuangan per akhir Juni 2021, BJB mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp924,42 miliar, naik 14,42 persen dari laba semester I 2020 sebesar Rp807,92 miliar. Pertumbuhan laba ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga 7,85 persen (yoy) menjadi Rp6,48 triliun.

Perseroan pun mampu menekan beban bunga sehingga turun 5,05 persen (yoy) menjadi Rp2,78 triliun sehingga pendapatan bunga bersih pun tumbuh 20,14 persen (yoy) dari Rp3,08 triliun menjadi Rp3,69 triliun.

"Kalau dilihat dari chartnya cukup menarik pergerakan BJBR sekarang posisi di 1.300-an kemudian waktu awal tahun sempat di 1.800-an masih memiliki potensi kenaikan yang cukup besar. Target BJBR kalau dalam waktu dekat 1.450. Tapi kalau dilihat dari rekomendasi 1.800-1.900 itu bisa menjadi acuan target price mereka," ujarnya.


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Cara Tingkatkan Penjualan Saat Festival Belanja di e-Commerce  

Cara Tingkatkan Penjualan Saat Festival Belanja di e-Commerce  
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Festival belanja menjadi salah satu strategi pemasaran yang rutin dijalankan eCommerce dengan tujuan meningkatkan penjualan pr...


Kiat Jitu Membangun Bisnis di TikTok Shop bagi Seller UKM

Kiat Jitu Membangun Bisnis di TikTok Shop bagi Seller UKM
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Beberapa tahun belakangan ini, para pelaku usaha kecil menengah (UKM) semakin banyak yang terlihat menggunakan platform digita...


IHATEC Bentuk Divisi Marketing Research Produk Halal Pertama di Indonesia

IHATEC Bentuk Divisi Marketing Research Produk Halal Pertama di Indonesia
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Potensi pasar halal di Indonesia diperkirakan akan terus meningkat. State of Global Islamic Economy Report 2020/2021 yang meng...


DPR Dukung Potensi dan Peluang BPR untuk Go Public

DPR Dukung Potensi dan Peluang BPR untuk Go Public
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Potensi dan peluang Bank Perkreditan Rakyat (BPR) untuk mendapatkan pendanaan dari pasar modal melalui skema go public mulai t...


Sign In
VIP Members

MOST POPULAR






Index

BRANDING & CSR




Index

BRAND ACHIEVEMENTS





Index