Jum'at, 24 Mei 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Manfaatkan Digital PR, Bank Bukopin Berhasil Menangkal Hoax

Posted by: 2938 viewer

Manfaatkan Digital PR, Bank Bukopin Berhasil Menangkal Hoax
Meliawati, Vice President Corporate Secretary PT Bank Bukopin, dalam konferensi pers virtual, yang digelar Infobrand.id

JAKARTA - Pandemi covid-19 telah berdampak pada semua sektor bisnis. Termasuk sektor perbankan, pandemi telah membantasi pertumbuan kredit di sektor perbankan, yang membuat bank harus mengerem kredit dengan melakukan melakukan restrukturisasi kredit.

Demikian diungkapkan Meliawati, Vice President Corporate Secretary PT Bank Bukopin, dalam konferensi pers virtual, yang digelar Infobrand.id, Rabu (16/12/2020). Namun demikian, lanjut Meliawati, Bank Bukopin juga mencetak sejarah. Yang paling signifikan, berhasil selesaikan aksi corporasi penambahan modal, secara dua kali berturut-turut, dengan menerbitkan saham melalui penawaran umum terbatas 5, dan private placement.

“Itu semua dilakukan di tahun 2020 dengan cukup cepat. Tidak mungkin dilakukan kalau tidak didukung oleh para pemegang saham, karyawan dan manajemen, regulator dan rekan media,” ujar Meliawati.  

IKLAN INFOBRAND.ID

Untuk menambah kepercayaan masyarakat kepada Bank Bukopin, menurut Meliawati, perusahaan telah rutin menyampaikan berita proses penambahan modal tersebut. Di era digital, menurutnya informasi sangat cepat menyebar, baik benar ataupun salah. Karena itu pihaknya sangat menghargai masyarakat yang langsung mengklarifikasi baik yang terkait Bank Bukopin maupun yang terkait dengan bank manapun. Karena sebagai perusahaan terbuka, tidak hanya diawasi oleh OJK, tapi juga dipantau oleh regulator bursa, pemegang saham publik dan masyarakat umum.

“Sehingga kebenaran informasi sangat penting untuk diklarifikasi. Bank Bukopin pernah terkena dampak berita hoax, yang tidak hanya merugikan Bank Bukopin, tapi juga bank secara umum. Karena terkait kepercayaan masyarakat,” urai Meliawati.

Tapi dengan melakukan klarifikasi, dan rutin berkoordinasi dengan regulator, dalam kembali menyampaikan dan mengingatkan kepada kita semua, untuk mengecek selalu kebenaran informasi. Dengan berbagai tantangan, termasuk covid-19 yang menyebabkan perlambatan bisnis, Bank Bukopin juga selalu menjaga informasi yang disampaikan kepada masyarakat. Bank Bukopin secara rutin menyampaikan perkembangan terkait dengan Bank Bukopin.

Yang terkahir, perlu diketahui, saat ini Bank Bukopin memiliki pemegang saham pengendali, yaitu KB Kookmin Bank, yang merupakan Bank terbesar di Korea Selatan. KB Kookmin Bank kini menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin dengan kepemilikan saham 67%.

Pasca resminya KB Kookmin Bank menjadi pemegang saham pengendali, Bank Bukopin melakukan transformasi, yaitu dengan melakukan perbaikan internal secara komprehensif di seluruh aspek. Hal itu untuk memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat.

IKLAN INFOBRAND.ID

“Untuk menjadi bank yang lebih kuat dan lebih tangguh, dan juga bisa tumbuh berkesinambungan kedepannya,” katanya.

Untuk itulah, maka peran media dalam menjaga hubungan kepada masyarakat secara umum sangat penting. Bank Bukopin selalu menjaga hubungan baik itu dengan menyampaikan informas-informasi terkini terkait Bank Bukopin, yang dapat membuat masyarakat semakin tahu dan familiar dengan Bank Bukopin, terutama di dengan kondisi Bank Bukopin yang kini sudah jauh lebih baik.

“Barangkali nama KB Kookmin Bank sendiri mungkin di Indonesia belum terlalu familiar ya. Maka itu kami sudah merilis beberapa berita. Di antaranya berisi progres transformasi yang saat ini terus kami lakukan, dengan dukungan KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali,” katanya.

Jadi di masa pandemi ini, selain menjadi suatu tantangan, tapi juga menjadi kesempatan yang baik bagi bank Bukopin, karena mendapatkan partner untuk tumbuh dan berkembang. Di mana partner itu tidak main-main sebagai bagian dari konglomerasi terbesar di Korea Selatan, di mana induk usahanya adalah konglomerasi keuangan terbesar, yang memiliki bisnis di satu atau dua, tapi memiliki usaha di 24 negara, yang memiliki bisnis sampai tahun 2021, akan mengembangkan bisnis di Indonesia, sebagai pasar yang memiliki pangsa pasar yang sangat menarik.

“Aspek domestik kita, meskipun sempat melemah, gara-gara covid ini, namun dipercaya masih kuat untuk menopang ekonomi. Karena itu juga di era digital ini, menjadi salah satu faktor terpenting untuk menunjang citra positif perusahaan,” tutup Meliawati.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


Tahun Ini, NETA Targetkan Jual 10 Ribu Mobil Listrik

Tahun Ini, NETA Targetkan Jual 10 Ribu Mobil Listrik
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT NETA Auto Indonesia menargetkan penjualan mobil listrik antara 6 ribu hingga 10 ribu unit di tanah air pada 2024. Menuru...


Ini Pesan CEO Fore Coffee untuk Para Produsen Biji Kopi Lokal

Ini Pesan CEO Fore Coffee untuk Para Produsen Biji Kopi Lokal
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Produsen biji kopi lokal dikatakan Co-Founder dan CEO perusahaan rintisan ritel kopi Indonesia, Fore Coffee, Vico Lomar harus...


Hadirkan IFP VTK Series, Vannoe Tawarkan Solusi Papan Tulis Modern

Hadirkan IFP VTK Series, Vannoe Tawarkan Solusi Papan Tulis Modern
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Brand lokal Vannoe menawarkan produk Interactive Flat Panel (IFP) VTK Series, sebuah layar pintar interaktif untuk solusi papa...


Identitas Merek Jaminan Orisinalitas Suatu Produk

Identitas Merek Jaminan Orisinalitas Suatu Produk
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menyatakan identitas merek merupakan jaminan orisinalitas dari suatu produk Indikasi G...