Ahad, 16 Juni 2024

Follow us:

infobrand
10th INFOBRAND

Dampak Virus Corona, Pelaku Bisnis Dipaksa Go Digital

Posted by: 3773 viewer

Dampak Virus Corona, Pelaku Bisnis Dipaksa Go Digital
Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI), Tri Raharjo, SE, MM

JAKARTA, INFOBRAND.ID – Ketidakpastian kapan wabah virus corona atau covid-19 akan berakhir membuat para pelaku bisnis banyak yang beralih ke ranah digital. Tujuannya jelas, agar bisnis tetap survive. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia, Tri Raharjo dalam Franchise E-Talk & WALI Gathering bertajuk “Survival Tips for Franchise Business during Covid-19” yang digelar melalui video conference pada Kamis (22/4) kemarin.

Menurut Tri, berdasarkan data survey yang pernah dirilis INFOBRAND.ID menyatakan bahwa sekitar 87,1% dalam seminggu terakhir, masyarakat sudah mulai berbelanja online. Dengan begitu, ranah digital menjadi strategi yang tepat agar bisnis tetap berjalan.

“Sehingga saat ini kita sebagai pelaku usaha dipaksa untuk cepat beradaptasi. Kita dipaksa untuk masuk ke digital dalam waktu yang relatif tidak terlalu lama. Itulah yang saat ini terjadi di negara kita. Jadi kita sebagai pengusaha harus optimis untuk menghadapi ini dan mencari solusi-solusi apa yang tepat untuk kita lakukan di bisnis kita masing-masing,” kata Tri.

IKLAN INFOBRAND.ID

Bahkan kata Tri, sekarang banyak pelaku bisnis kuliner yang sudah mulai membuat inovasi dengan ready to eat atau pun ready to cook yang bisa dipasarkan melalui media sosial atau pun marketplace. Begitu juga dengan beberapa pemain bakso yang sudah mulai memasarkan bakso dalam kemasan frozen melalui online.

“Sehingga menurut saya beberapa sektor seperti ecommerce, jasa delivery itu akan bertumbuh, meskipun situasinya sedang seperti ini. Begitu juga dengan sarana video conference dan jasa digital yang menurut saya juga akan tumbuh,” jelasnya.

Sementara di luar negeri sendiri, strategi bertahan di masa pandemi telah dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar. Sebut saja Lamborghini dan pabrikan TV Sharp yang menyulap pabriknya dengan memproduksi masker.

“Itulah yang sedang terjadi di berbagai negara dan juga di Indonesia. Dan saya kira buat pelaku bisnis harus bisa beradaptasi dengan cepat apa yang musti dilakukan sebagai bagian dari strategi bertahan,” pungkasnya.

Baca berita lainnya di Google News


Share This Article!

Video Pilihan dari INFOBRAND TV

Article Related


nubia Neo 2 5G Meluncur, Hadirkan Pengalaman Gaming Lebih Bertenaga

nubia Neo 2 5G Meluncur, Hadirkan Pengalaman Gaming Lebih Bertenaga
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Perusahaan teknologi ZTE Mobile Devices meluncurkan nubia Neo 2 5G, ponsel gaming entry-level yang dirancang untuk menghadirka...


Gandeng Devina Hermawan, Kitchenette Hadirkan Sajian Spesial Baru

Gandeng Devina Hermawan, Kitchenette Hadirkan Sajian Spesial Baru
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Restoran keluarga Kitchenette milik Ismaya Group menggandeng koki Devina Hermawan dalam menghadirkan empat sajian spesial baru...


Flashy Tangkap Peluang Ekspansi dengan Digitalisasi

Flashy Tangkap Peluang Ekspansi dengan Digitalisasi
INFOBRAND.ID, JAKARTA - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan brand fesyen Flashy berhasil memanfaatkan digitalisasi untuk menangkap p...


Resmi MeLuncur, Chery Tiggo 5X Ditawarkan Rp239 Juta

Resmi MeLuncur, Chery Tiggo 5X Ditawarkan Rp239 Juta
INFOBRAND.ID, JAKARTA - PT Chery Sales Indonesia (CSI) resmi meluncurkan Tiggo 5X di pasar otomotif Indonesia dengan banderol harga mulai dari Rp239 j...