Kamis, 01 Juni 2023

Follow us:

infobrand

9th Spirit INFOBRAND

Berawal dari Hobi, Iman Kembangkan Bisnis Komputer Bermodal Tabungan Emas

Posted by: 05-03-2023 20:28 WIB 690 viewer

Berawal dari Hobi, Iman Kembangkan Bisnis Komputer Bermodal Tabungan Emas
Iman Sudardi melayani customer untuk service Laptop, di kios Titanizer Computer.

INFOBRAND.ID - Pandemi Covid-19 yang masuk ke Indonesia pada Maret 2020 lalu telah mengubah nasib sebagian masyarakat di Indonesia. Di awal pandemi memang banyak masyarakat kehilangan pekerjaan akibat terkena PHK. Tapi tidak sedikit pula yang mendapatkan hikmah, Pemutusan Hubungan Kerja justru menjadi momentum untuk membuka usaha yang ternyata lebih menjanjikan.

Kondisi tersebut seperti dialami oleh Iman Sudardi (39), Warga Perumahan Vila Gading Baru, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babalen, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Dia memutuskan berhenti dari pekerjaan sebelumnya, di sebuah Koperasi Simpan Pinjam, yang sudah dijalani selama 15 tahun. Iman memutuskan resign pada bulan Juli 2020, karena ingin fokus pada hobi merakit komputer dan berjualan perangkat komputer bekas hingga berbagai peralatan IT.

Menurut Iman, hobi tersebut telah menjadi pekerjaan sampingan yang telah dia tekuni sejak tahun 2013, dengan menjual perangkat komputer secara online. Meskipun sebagai sampingan, prospeknya cukup menjanjikan. Itu dirasakan karena dari tahun ke tahun semakin ramai, dan ditandai dengan aktivitas yang semakin intens 2018-2019.

IKLAN INFOBRAND.ID

Kendati sebagian besar perangkat komputer yang dijual merupakan barang bekas, tapi peminatnya masih cukup tinggi. Buktinya setiap kali menawarkan produk secara online, produknya selalu ada yang membeli. Pekerjaan tersebut dilakukan di sela-sela kesibukannya sebagai Petugas Lapangan, yang selalu berkeliling mengunjungi nasabah.

”Kadang saya berangkat sebelum ke nasabah, saya bawa komputer untuk saya antar ke pembeli,” ungkap Iman, kepada infobrand.id, Sabtu (4/3/2023).

Pembeli komputer bekas yang ditawarkan, biasanya orang-orang yang baru pertama memiliki komputer, seperti pelajar dan mahasiswa untuk mengerjakan tugas, dan pemilik warung untuk peralatan kasir dan lain sebagainya. Selain itu komputer bekas juga banyak dicari oleh pengusaha warnet, bahkan perkantoran hingga sekolah.

Banyaknya peminat komputer yang ditawarkan, menurutnya karena harganya yang jauh lebih murah dibanding komputer baru. Namun meskipun bekas, kondisinya masih baik dan memiliki spek yang tidak jauh ketinggalan. Berbagai perangkat komputer bekas yang dijual tersebut didapat dari barang-barang lelang bekas perkantoran di wilayah Jabodetabek.

”Ada saja barangnya, karena ketika kita menekuni sesuatu, pasti sircle kita akan selalu ketemu dengan yang kita butuhkan,” ungkap Iman.

IKLAN INFOBRAND.ID

Perangkat komputer bekas tersebut dia beli dengan harga yang sangat murah, dan dijual kembali dengan margin yang cukup tinggi, antara 50-100%. Meskipun demikian harga yang ditawarkan masih sangat terjangkau, antara Rp500 ribu hingga Rp2,5 juta untuk perangkat CPU, monitor mulai dari harga Rp300 ribu, dan laptop mulai dari harga Rp1 juta.

Masih banyaknya peminat komputer bekas, membuat Iman memberanikan diri untuk menampung lebih banyak komputer bekas di rumahnya. Untuk menambah modal, bahkan dia rela menjual tabungan perhiasan emas untuk dijadikan barang modal, komputer bekas yang dia yakini akan mendapatkan ”cuan” lebih tinggi.

”Waktu itu saya punya tabungan perhiasan, saya jual nilainya sampai Rp17 juta, untuk modal. Stok komputer bekas semakin banyak, sampai rumah saya jadikan gudang untuk menampungnya,” ungkap Iman.

Setelah barang dagangan semakin banyak, Bapak dua anak ini akhirnya memutuskan menyewa kios, tak jauh dari rumah, tepatnya di Jl. Merdeka, persis di Depan Kantor Kelurahan Kebalen. Kios bernama ”Titanizer Computer” itu menjadi toko fisik untuk memajang komputer bekas yang dimiliki, dan berbagai peralatan komputer dan IT lainnya, hingga melayani service komputer. Di tempat itu dia juga mengembangkan jasa lainnya yang juga sudah lama dilayani, seperti merakit komputer baru, pemasangan perangkat pendukung IT seperti internet di rumah, dan CCTV.

Dari toko fisik yang dimiliki, Iman pun dapat melihat usahanya telah berkembang. Saat awal pindah ke kios tersebut, nilai barang modal sekitar Rp100 juta, sekarang sudah Rp200 juta lebih. Melihat usahanya yang semakin berkembang, Iman mengaku belum puas diri, dan masih ingin terus mengembangkan usahanya.

IKLAN INFOBRAND.ID

”Rencananya saya mau buka kios lagi, tapi lebih ke pinggir, karena marketnya lebih manjanjikan, terutama untuk service,” ujar Iman.

Melihat keberhasilan usahanya tersebut, menurut Iman dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti; pertama pengalaman panjang berjualan perangat komputer besar sebagai sampingan. Kedua, keberaniannya untuk keluar dari zona nyaman sebagai petugas lapangan Koperasi Simpan Pinjam. Ketiga, Pandemi Covid-19 yang membuatnya ingin fokus untuk mengembangkan usahanya. Dan terakhir, berkat adanya tabungan emas yang dapat digunakan untuk membantu mengembangkan usahanya tersebut.

Manfaat Tabungan Emas Pegadaian

Melihat keberhasilan Iman mengembangkan bisnis komputer berkat memiliki tabungan emas, tentu saja menjadi inspirasi dan motivasi setiap orang untuk menabung emas. Menjawab peluang tersebut, PT Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang dikenal dengan produk unggulan berupa gadai, menghadirkan produk Tabungan Emas, sebagai layanan penitipan saldo emas yang memudahkan masyarakat untuk berinvestasi emas. Produk Tabungan Emas ini memungkinkan nasabah melakukan investasi emas secara mudah, murah, aman dan terpercaya.

Adapun beberapa keunggulan tabungan emas antara lain; tersedia di seluruh outlet Pegadaian dan melalui Pegadaian Digital Service, Agen Pegadaian dan Marketplace. Biaya administrasi dan pengelolaan ringan. Nasabah dapat melakukan transfer ke rekening Tabungan Emas mulai dari 0,1 gram. Order cetak emas dalat dilakukan mulai dari kepingan 1 gram. Dijamin karatase 24 karat. Dikelola secara profesional dan transparan. Harga jual dan buyback yang kompetitif. Nasabah dapat melakukan buyback mulai dari 1 gram. Dan nasabah dapat melakukan pembelian Tabungan Emas (Top Up) mulai dari 0,01 gram.

Dan satu hal yang perlu diketahui, bahwa emas merupakan salah satu instrumen investasi yang tahan dari krisis. Kita tahun tahun 2023 terjadi isu resesi, yang akan mengancam inflasi atau kenaikan harga brang-brang. Karena itu investasi emas saat ini tengah diburu oleh masyarakat sebagai alat lindung nilai (Hedging).

IKLAN INFOBRAND.ID

Merespon kondisi tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian Yudi Sadono mengatakan, Pegadaian memberikan kemudahan berinvestasi emas bagi masyarakat. Pertama, Tabungan Emas Pegadaian. Mulai dari Rp10 ribu, masyarakat sudah bisa memiliki emas berkadar 99,99 persen dalam bentuk digital yang bisa diakses atau dibeli melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Selain itu ada Cicil Emas, masyarakat yang belum ataupun sudah berpenghasilan tetap bisa merencanakan keuangan dengan menyisihkan dana untuk uang muka. Tak hanya Logam Mulia, Pegadaian juga menyediakan emas perhiasan melalui anak perusahaan yakni Galeri24, jadi masyarakat bebas memilih instrumen investasi emas yang diinginkan.(***)